Email : uin@ar-raniry.ac.id | Telpon : +651-7557321

UIN Gelar Seminar Arsitektur

AR-RANIRY| Progrma studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menyelenggarakan Seminar Arsitektur dengan tema “Adaptive Architecture & Bulding Technology: Enhanching Local Wisdom”. Kegiatan berlangsung Rabu (28/9/2016) di Ruang sidang gedung Rektorat.

Ketua Prodi Arsitektur Muammar Yulian, M.Si menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama tiga lembaga yaitu Prodi Arsitektur UIN Ar-Raniry, Jurusan Arsitektur Unsyiah dan Senior Experten Service (SES) Jerman.

“Kegiatan ini diikuti 130 peserta, terdiri dari unsur dosen dan mahasiswa pada Prodi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi UIN Ar-Raniry serta Jurusan Arsitektur Unsyiah. Kegiatan tersebut menghadirkan 3 pemateri antara lain, Mr. Wolfgang Winnerbach, Praktisi dari SES Jerman, Dr. Ir. M. Dirhamsyah, MT dan Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unsyiah Dr. Izziah, M.Sc.,” ujarnya.

Muammar mengungkapkan, Mr. Wolfgang Winnerbach yang menjadi Keynote Speaker pada acara tersebut, menyampaikan materi tentang Disaster relief dan Arsitektur Bambu. Alternatif konsep desain bangunan escape building dibandingkan dengan bangunan escape building yang sudah ada saat ini di Banda Aceh.

Menurutnya, konsep desain escape building yang tawarkan itu merupakan out put dari workshop yang dilakukan bersama para dosen di prodi arsitektur UIN Ar-Raniry dengan konsep multifunction escape building.

Selain itu tambah Muammar, materi juga disampaikan Dr. Dirhamsyah antara lain terkait tentang Adaptive Disaster Risk Reduction. Dalam paparannya disampaikan tentang urgensi manajemen resiko terhadap kebencanaan, dengan manajemen resiko yang baik maka kita akan semakin tanggap dan tangguh terhadap bencana yang dapat datang kapan saja.

Sementara Dr. Izziah, M.Sc mengupas tentang Arsitektur dan Kota Islam. Menurut Izziah kota islami tidak cukup hanya dibangun dengan simbol tapi harus diikuti dengan ruh dari nilai-nilai Islam itu sendiri. Ia mencontohkan, pedestrian yang dibangun di kota banda aceh sebaiknya memperhatikan adanya ruang yang cukup untuk anggota masyarakat berinteraksi satu sama lainnya sehingga dapat terjalin hubungan silaturrahmi dengan baik.

Sebelumnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Muhibbuthabry, M.Ag dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan, pimpinan UIN Ar—Raniry sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Prodi Arsitektur, ini merupakan salah satu program akselerasi pengembangan prodi terutama melalui kerjasama dengan SES Jerman dalam program pengembangan kapasitas dosen Arsitektur di UIN Ar-Raniry.

Muhib mengajak para mahasiswa untuk mewujudkan generasi emas yang punya kemampuan untuk memiliki daya saing global di masa mendatang, terlebih Al-Quran dengan tegas telah menyebutkan “Kuntum Khairu Ummah”. Hal tersebut harus menjadi landasan dan pedoman bagi kita semua. [Nat]

0 Komentar